Anies Baswedan penuhi panggilan Polda Metro Jaya, terkait ‘pelanggaran protokol kesehatan’ di markas FPI

Anies Baswedan penuhi panggilan Polda Metro Jaya, terkait 'pelanggaran protokol kesehatan' di markas FPI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menutup panggilan Polda Metro Jaya untuk mengklarifikasi terkait kerumunan massa pada markas Front Pembela Islam (FPI) yang melanggar protokol kesehatan.

Anies Baswedan tiba di Polda Metro Jakarta sekitar pukul 09. 45 WIB.

“Hari ini, saya sampai ke Mapolda (Metro Jaya) jadi warga negara untuk memenuni seruan Polda, ” kata Anies Baswedan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11).

Menurutnya, dia menerima surat undangan klarifikasi bertanggal 15 November 2020. “Yang saya terima kemarin (Senin) 16 November, pukul 14. 00 siang. ”

Sebelumnya, Polda Metro Jaya sudah melayangkan surat klarifikasi kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk meminta keterangan terkait kerumunan massa di acara pernikahan putri arahan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Pada Senin (16/11), Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan kepolisian telah mengirim surat undangan klarifikasi kepada Gubernur DKI Anies Baswedan dan beberapa pihak terkait acara di markas FPI itu.

Dalam keterangan terpisah, seorang pejabat kepolisian di Polda Metro Jaya juga membenarkan pemanggilan Gubernur DKI Anies Baswedan.

“Iya kita keterangan terkait dengan kegiatan yang dikerjakan ini, ” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat, Senin (16/11) kemarin.

Disebutkan permintaan klarifikasi ini dilakukan karena ada dugaan tindak pidana, yaitu Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan tubuh.

Argo mengatakan, mereka bakal dimintai keterangan karena ada dugaan tindak pidana, yakni Pasal 93 Undang-undang Cetakan 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Berita ini akan langsung dilengkapi.