Biden langsung batalkan kebijakan Trump mencuaikan perintah eksekutif usai dilantik

biden-langsung-batalkan-kebijakan-trump-melalui-perintah-eksekutif-usai-dilantik-4

21 Januari 2021

Presiden Amerika Konsorsium, Joe Biden, langsung bekerja membiarkan sejumlah kebijakan kunci Donald Trump, hanya beberapa jam setelah resmi dilantik.

“Tidak bisa menghapuskan waktu jika menyangkut penanganan gawat yang kita hadapi, ” cuit Biden dalam perjalanan menuju Gedung Putih menyusul pelantikannya.

Presiden Biden sedang menandatangani 15 perintah eksekutif yang ditujukan untuk meningkatkan kesibukan pemerintah federal terkait krisis virus corona.

Tindakan Biden lainnya adalah meniadakan kebijakan Trump soal perubahan iklim, imigrasi, dan hubungan rasial.

Presiden Biden “akan mengambil tindakan—tidak hanya membalikkan kerusakan terbesar dengan dilakukan pemerintahan Trump—tapi juga berangkat menggerakkan negara kami ke pendahuluan, ” sebut pernyataan mengenai komando eksekutif Biden.

Lantas apa saja komando eksekutif Biden?

Pandemi virus corona

Biden memutuskan beragam perintah untuk menangani pandemi Covid-19, yang telah merenggut nyawa lebih dari 400. 000 orang di AS. Perintah eksekutif kepala mencakup:

  • Mengembalikan keanggotaan AS di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pakar virus, Dr Anthony Fauci, siap berpartisipasi mewakili AS di pertemuan dewan eksekutif internasional WHO yang berlangsung pekan ini.

  • Memusatkan penanganan Covid-19 secara nasional guna mengoordinasikan bagian peralatan pelindung, vaksin, dan tes.

  • Memandang pemakaian masker dan menjaga renggang di semua gedung federal.

  • Menggelar ‘Tantangan memakai masker 100 hari’, yang menodong masyarakat memakai masker selama 100 hari.

Perubahan iklim

Biden hendak meniadakan sejumlah perintah kontroversial pendahulunya terpaut kebijakan lingkugan dengan cara:

  • Kembali bergabung dalam kesepakatan iklim Paris 2015 setelah Trump menarik AS dari kesepakatan tersebut tarikh lalu.

  • Mencoret Jalur Pipa Keystone XL yang kontroversial. Para pegiat lingkungan dan sejumlah penduduk asli Amerika telah memperjuangkan pembatalan jalur pipa tersebut selama lebih dari satu dekade.

Imigrasi

Presiden Biden telah bersepakat untuk:

  • Mencabut larangan Trump terhadap warga negara mayoritas Muslim untuk memasuki wilayah AS.

  • Menghentikan pembangunan dinding di perbatasan AS-Meksiko

Ini bagian yang (relatif) barangkali

Selama tiga bulan terakhir, Joe Biden dan staf kepresidenannya telah merancangkan serangkaian tindakan pertama begitu dirinya menjabat presiden. Donald Trump sudah menggunakan wewenang eksekutifnya secara besar guna memajukan sebagian besar program politiknya. Sehingga ketika Biden membiarkan keputusan-keputusan Trump, itu bakal menjelma hal yang penting.

Tidak perlu zaman lama bagi presiden yang pertama dilantik untuk beraksi. Secara istimewa dia menyasar sejumlah agenda Trump yang paling kontroversial. Pemerintahan Biden juga akan membekukan semua regulasi Trump yang dibuat pada menit-menit akhir, setelah terlebih dulu mengkajinya secara mendalam.

Perintah eksekutif adalah arah yang (relatif) mudah. Untuk menunjukkan kebijakan guna membuat perubahan dengan bertahan lama dan tidak mampu begitu saja diubah oleh presiden-presiden mendatang, Biden harus bekerja sebanding dengan Kongres demi meloloskan peraturan terkait bantuan pada masa pandemi, kewarganegaraan untuk migran tak berdokumen resmi, reformasi layanan kesehatan, mengikuti perlindungan terhadap hak memilih.

Untuk saat ini, Biden menolak mengambil keputusan eksekutif terkait pembatalan pinjaman mahasiswa serta mencabut larangan perdagangan kurun Trump atau menetapkan hukum kejahatan yang baru.

Biden kini punya kesempatan untuk mencapai sesuatu mengingat Golongan Demokrat telah menguasai DPR dan Senat, meskipun dia harus melewati rintangan prosedur dari Partai Republik sekaligus menjaga barisan partainya tunggal.

Pengalaman Biden selama puluhan tahun sebagai anggota Kongres bisa berarti.