China akan rombak sistem pemilu Hong Kong, supaya ‘para patriot’ pegang kendali

china-akan-rombak-sistem-pemilu-hong-kong-supaya-para-patriot-pegang-kendali-6

3 jam yang lalu

Beijing berencana merombak sistem pemilihan umum Hong Kong untuk memastikan “para patriot” memegang kendali, sekapur seorang pejabat senior China.

Rancangan keputusan tentang reformasi dalam sistem pemilu Hong Kong akan dibahas dalam Kongres Rakyat Nasional (NPC) China yang dimulai Kamis di Beijing.

Pertemuan politik terbesar tahunan itu akan berlangsung selama seminggu.

Rencana perombakan ini mengendap ketika 47 aktivis pro-demokrasi Hong Kong didakwa perkara “subversi” menggunakan undang-undang ketenangan baru yang menurut para kritikus digunakan Beijing buat menghancurkan perbedaan pendapat pada kota itu.

Pertemuan biasanya terjadi di dalam awal Maret dengan dihadiri hampir 3. 000 utusan dari seluruh negeri porakporanda mewakili provinsi, daerah independensi, dan daerah administratif istimewa Hong Kong dan Makau.

Walaupun secara teori konvensi ini merupakan lembaga terkuat di negara itu, di dalam kenyataannya ia dipandang jadi lembaga politik yang tidak bergigi.

Sebab mereka bahan menyetujui rencana dan kebijaksanaan yang telah diputuskan sebelumnya oleh pemerintah pusat, sehingga tidak mungkin melihat adanya kejutan luar biasa.

Pertemuan NPC berjalan secara berbenturan dengan Konferensi Konsultatif Kebijakan Rakyat Tiongkok (CPPCC), yaitu pertemuan badan penasehat politik terkuat di negara tersebut.

Pertemuan ini sudah digelar pada Kamis (04/03), serta secara kolektif pertemuan tersebut disebut sebagai “Dua Sesi”.

Apa yang kita ketahui tentang rencana perubahan untuk Hong Kong?

Di dalam Kamis (04/03) malam, Zhang Yesui, juru bicara NPC, mengatakan perubahan itu memiliki kekuatan konstitusional untuk “memperbaiki” sistem di Hong Kong.

Media terbitan Hong Kong kemudian melaporkan bahwa Konvensi Rakyat Nasional akan memasukkan peningkatan ukuran komite pemilihan untuk memilih pemimpin Hong Kong dari 1. 200 kursi menjadi 1. 500kursi, serta badan legislatif kota dari 70 menjadi 90 kursi.

Pemilu untuk legislatif peluang akan ditunda hingga September 2022, demikian dilaporkan South China Morning Post .

Hong Kong adalah bagian lantaran China, tetapi pemerintahan di wilayah itu diatur bawah prinsip “satu negara, dua sistem”. Artinya, Hong Kong memiliki sistem dan hak-haknya sendiri, di antaranya kebebasan berbicara dan kebebasan pers.

Tetapi beberapa orang di Hong Kong dan kelompok sah asasi menuduh China mengikis kebebasan dan otonomi daerah itu dalam beberapa tarikh terakhir.

Muncul penentangan yang diwarnai kekerasan selama berbulan-bulan pada 2019 berantakan.

Awal bulan lalu, Penulis urusan konstitusional dan darat Hong Kong, Erick Tsang, mengatakan RUU itu untuk “memastikan para patriot dengan akan memerintah Hong Kong” akan diajukan pada Maret.

Pengumuman itu muncul sesudah seorang pejabat tinggi Beijing memberi isyarat bahwa modifikasi akan dilakukan untuk memastikan Hong Kong dijalankan oleh “patriot” – sebuah petunjuk bahwa China tidak teristimewa bermaksud untuk mentolerir suara-suara yang berlawanan.

Dan minggu lalu, sekitar 47 pencetus – mereka yang terkebat dalam pemilihan pendahuluan tak resmi Juni lalu untuk memilih kandidat oposisi untuk pemilihan legislatif 2020 semrawut didakwa dengan “subversi”.

Ada lagi agenda lainnya?

Kita juga akan tahu bahwa NPC secara formal menyetujui Rencana Lima Tahun ke-14 yang diumumkan di dalam akhir tahun lalu.

China adalah satu-satunya negara ekonomi besar di dunia yang menerbitkan rencana kebijakan lima tahun, dan telah melakukannya sejak 1953.

China juga akan memperjuangkan model “sirkulasi ganda”, yakni memacu konsumsi domestik (atau “sirkulasi internal”), sambil melayani pasar ekspor di luar negeri (atau “sirkulasi eksternal”).

Benjamin Hillman, guru besar di Universitas Nasional Australia, mengatakan kepada BBC kalau tujuan tersebut sebagian didorong oleh kekhawatiran bahwa GANDAR dapat membatasi akses China ke teknologi canggih, misalnya semikonduktor.

Tindakan semacam tersebut, katanya, “dapat membuat kongsi seperti Huawei tunduk, serta membatasi pertumbuhan ekonomi di masa depan serta gaya industri China. ”

NPC juga diharapkan membahas rumor lingkungan, termasuk rencana menjadikan China sebagai negara netral karbon pada 2060.

Dengan jalan apa penanganan virus corona di China saat ini?

Masalah ini sebagian luhur sudah terkendali. Bagi kebanyakan penduduk, kehidupan sudah biasa kembali, dan China adalah satu-satunya ekonomi besar dalam dunia yang mencatat kemajuan pada tahun lalu.

Taat Prof Chong, “keberhasilan China dalam menangani Covid” kemungkinan besar akan ditampilkan di dalam NPC tahun ini.

“Tahun depan ketika Presiden Xi Jinping seharusnya mencapai pemisah masa jabatannya, jadi saya pikir dia kemungkinan sungguh-sungguh ingin memberikan mandatnya… Beta pikir banyak yang hendak menyoroti keberhasilan di kolong Xi. ”

China membekukan batas masa jabatan kepala pada 2018, yang akan memungkinkan Xi untuk melewati dua masa jabatannya.

Presiden Xi juga kemungkinan tinggi akan menyoroti pencapaian China dalam “memberantas kemiskinan absolut” – sesuatu yang diumumkan negara itu pekan berserakan.

“Xi telah berjanji bahwa China akan menjadi ‘masyarakat yang cukup makmur” pada”, kata Prof Hillman.

Reportase oleh Yvette Tan .