Kebakaran Kilang Minyak Pertamina dalam Balongan, 20 orang dibawa ke rumah sakit

39 menit yang lalu

Sumber gambar, Antara Foto

Sebanyak lima orang mengalami luka bakar berat dan 15 lainnya mengalami luka ringan akibat kebakaran yang terjadi di kilang minyak RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/03).

“Data sementara ada lima orang yang mengalami luka bakar berat, ” cakap Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu, Caya, kepada kantor berita Jarang.

Caya mengatakan total korban sampai saat itu terdata sebanyak 20 karakter yang sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dari jumlah tersebut 15 menikmati luka ringan serta lima lainnya luka berat.

Menurutnya, para korban yang menjalani luka-luka merupakan penghuni vila yang dekat dengan kedudukan kejadian. Ada pula target yang sedang melintas depan lokasi ketika terjadi kebakaran.

“Korbannya beraneka macam ada warga sekitar & juga pengguna jalan, ” tuturnya.

Sumber gambar, Antara Foto

Sementara itu, pada keterangan kepada pers, PT Pertamina menyebut sejumlah warga telah dievakuasi ke kaum tempat. Warga yang diungsikan berasal dari Desa Balongan yang merupakan desa dengan berlokasi paling dekat secara tempat kejadian.

Diperkirakan saat ini terdapat sekitar 200an warga yang diungsikan ke Pendopo Kabupaten Indramayu, kira-kira 400 orang di Islamic Center Indramayu, dan kira-kira 350 warga di GOR Perumahan Bumi Patra.

Di tempat pengungsian, Pertamina menyiapkan kelengkapan pencegahan Covid-19 berupa masker dan hand sanitizer, serta memastikan warga tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Untuk pemasokan, Pertamina akan bekerja sama dengan pemda Kabupaten Indramayu untuk membantu penyediaan penggunaan bagi warga di pengungsian. Selain itu, Pertamina juga menyiapkan terpal serta kebutuhan warga lainnya di eksodus.

Upaya pemadaman

Upaya pemadaman masih terus berlangsung mematok Senin (29/03) pukul 08. 00 WIB.

Sumber gambar, Antara Foto

Pertamina mengaku telah mendatangkan awak HSSE (Health Safety, Security and Environment) dari unit kilang terdekat yakni Kilang Pertamina Cilacap, Pertamina EP, Kilang Pertamina Plaju dan Badan Penanggulangan Bencana Kawasan di Indramayu untuk cepat mengupayakan pemadaman kebakaran kilang.

“Pertamina meminta warga kira-kira untuk tetap tenang, & menjauh dari lokasi kebakaran. Saat insiden terjadi, ada 4 warga yang tengah melintas sehingga mengalami luka bakar, ” ujar Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT Kilang Pertamina Internasional, Ifki Sukarya mencuaikan keterangan tertulisnya, Senin (29/03).

“Langsung dirujuk untuk pembelaan intensif di RSUD Indramayu, ” katanya.

Ifki menerangkan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00. 45 WIB di tangki T301G. Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan.

“Penyebab kebakaran belum diketahui secara sah, namun pada saat perihal sedang turun hujan lebat disertai petir, ” ucapnya.

Menurutnya, saat ini kanal jalan di sekitar pabrik minyak ditutup untuk menghindari adanya korban. “Saat ini dilakukan juga pemblokiran bulevar menuju sekitar lokasi peristiwa, dibantu oleh TNI, ” katanya.

Artikel itu akan terus diperbarui