Militer Myanmar dituding ‘kudeta di London’: Dubes Myanmar pada Inggris yang dukung Aung San Suu Kyi tak boleh masuk ke kantor kedutaannya

militer-myanmar-dituding-kudeta-di-london-dubes-myanmar-di-inggris-yang-dukung-aung-san-suu-kyi-tak-boleh-masuk-ke-kantor-kedutaannya-3

sejam yang selanjutnya

Sumber gambar, PA Media

Duta Besar Myanmar di Greater london mengatakan dia tidak diperbolehkan lagi masuk ke kantor kedutaannya.

Kyaw Zwar Minn mengatakan para staf diminta meninggalkan gedung dengan atase militer Myanmar serta dia diberi tahu bahwa dia bukan lagi perwakilan negara.

“Saya telah terkunci [dari kedutaan], ” katanya kepada kantor berita Reuters.

Militer Myanmar merebut kekuasaan dalam kudeta pada one Februari, memicu aksi protes dan kekerasan yang semakin meningkat selama berminggu-minggu. Kyaw Zwar Minn telah menyerukan pembebasan pemimpin demokrasi yang digulingkan, Aung San Suu Kyi.

Lebih dari 500 orang — termasuk puluhan anak : telah tewas sejauh terkait, seiring para pengunjuk rasa pro-demokrasi menuntut pengembalian kekuasaan kepada pemimpin terpilih Suu Kyi dan partainya, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Kyaw Zwar Minn menggambarkan peristiwa yang terjadi hari Rabu (07/04) itu sebagai “semacam kudeta, di tengah kota London”, lansir Reuters. “Kudeta seperti ini tidak akan terjadi, ” dia menambahkan.

Sang duta tidak kecil dipotret Reuters saat sedang berdiri di jalan pada luar kedutaan Myanmar di Mayfair, London, berbicara oleh petugas dari kepolisian Metropolitan.

Polisi dilaporkan dipanggil untuk menghentikan para staf masuk kembali ke di dalam gedung.

Sejak itu, pengunjuk rasa telah berkumpul di luar gedung kedutaan.

Pada bulan Maret, Kyaw Zwar Minn meminta pembebasan Suu Kyi dan mengatakan kepada BBC bahwa Myanmar “terpecah” dan berisiko mengalami perang saudara.

Dia menegaskan bahwa pernyataannya tidak “mengkhianati negara”, menambahkan bahwa dia berdiri di jalan “tengah”.

Sang Dubes, yang merupakan mantan kolonel militer, dipuji dengan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab, yang menyebut “keberanian dan patriotisme”-nya.

Wakil Dubes Chit Win disebutkan telah mengambil alih tanggung jawab di London, lapor Reuters dengan mengutip pra diplomat yang mengetahui masalah tersebut.

Seorang juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan kepada BBC bahwa mereka sedang “mencari klarifikasi tentang status duta tidak kecil Myanmar di London, sejalan dengan protokol diplomatik”.

Militer Myanmar merebut kekuasaan pada negara itu setelah menggulingkan pemerintah dan menyatakan keadaan darurat.

Beberapa hari kemudian, gerakan protes mulai muncul, yang dengan cepat mendapat momentum, membuat ratusan ribu orang turun ke jalan untuk berunjuk rasa.

Pekan lalu, Suu Kyi didakwa melanggar undang-undang rahasia negara dari era kolonial, yg diganjar hukuman hingga fourteen tahun penjara.

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Profil Myanmar

  • Myanmar, juga dikenal sebagai Burma, merdeka dari Inggris pada tahun 1948. Selama sebagian tidak kecil sejarah modernnya, Myanmar dikuasai oleh militer
  • Pembatasan mulai melonggar sejak 2010 dan seterusnya, yg mengarah pada pemilihan umum bebas pada 2015 serta pelantikan pemerintahan yang dipimpin oleh pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi dalam tahun berikutnya.
  • Pada 2017, tentara Myanmar merespons serangan terhadap polisi oleh militan Rohingya oleh tindakan kekerasan yang mematikan, mendorong lebih dari setengah juta Muslim Rohingya mengungsi ke negara tetangga, Bangladesh.
  • Tindakan militer kemudian disebut PBB sebagai “contoh nyata pembersihan etnis”.